Sejarah

Sejarah Jurusan Teknik Sipil dapat dilacak sejak tahun 2001. Para pendiri Jurusan Teknik Sipil pada waktu itu adalah Nastain, S.T., M.T., Sumiyanto, S.T., M.T., Gathot Heri Sudibyo, S.T., M.T. dan Gandjar Pamudji, S.T., M.T. Berdirinya Jurusan Teknik Sipil tidak terlepas dari berdirinya Program Sarjana Teknik yang merupakan cikal bakal Fakultas Teknik Unsoed yang ada saat ini. Perjalanan Jurusan Teknik Sipil sejak menjadi bagian dari Program Sarjana Teknik hingga saat ini dapat dikategorikan ke dalam beberapa periode.

Periode 2001 – 2006

Ini adalah periode dimana Jurusan Teknik Sipil berada di bawah Program Sarjana Teknik. Pada periode ini, Jurusan Teknik Sipil berlokasi di Jalan Kampus No.1 Grendeng bersebelahan dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsoed. Pada masa ini Jurusan Teknik Sipil dipimpin oleh Nastain, S.T., M.T., dengan jumlah dosen yang mengajar bertambah dari 4 orang pada masa tahun 2001 menjadi 21 orang pada tahun 2007. Kualitas tenaga pendidik pada periode ini juga masih belum memadai. Semua dosen yang aktif mengajar pada masa ini belum ada satu pun yang telah menempuh pendidikan S3. Fasilitas pendidikan yang ada pada periode ini sangat terbatas baik dari segi jumlah maupun mutu. Jumlah gedung yang dapat diakses untuk kegiatan bersama 3 jurusan yang bernaung di bawah Program Sarjana Teknik pada saat itu terdiri dari 2 buah gedung 2 lantai dan 1 gedung 1 lantai.

Periode 2007 – 2014

Pada periode ini Program Sarjana Teknik berubah menjadi Jurusan Teknik yang berada di bawah naungan Fakultas Sains dan Teknik (FST). Selain Jurusan Teknik, 2 (dua) jurusan lain yang bernaung di bawah FST adalah Jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Jurusan Perikanan dan Kelautan (PK). Dengan berubahnya Program Sarjana Teknik menjadi Jurusan Teknik, maka Jurusan Teknik Sipil berubah menjadi Program Studi Teknik Sipil. Kewenangan pengelolaan jurusan kemudian menjadi tanggung jawab Jurusan Teknik. Pada periode ini, Program Studi Teknik Sipil dipimpin oleh Bagyo Mulyono, S.T., M.T. (2007 – 2012) dan Dr. Gito Sugiyanto, S.T., M.T. (2012 – 2014). Menempati tanah hibah Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kemudian Program Studi Teknik Sipil berpindah lokasi dari Kampus Grendeng ke Kampus Blater yang beralamat di Jl. Mayjend Soengkono KM 5 Blater, Purbalingga pada tahun 2007. Di lokasi yang baru PS Teknik Sipil dilengkapi dengan 4 buah gedung masing-masing 2 lantai, 1 gedung 3 lantai dan lahan untuk pengembangan seluas 11 ha. Di tempat baru ini, Program Studi Teknik Sipil mempunyai dua dosen yang bergelar berpendidikan S3, yaitu Dr. Eng. Purwanto Bhekti Santoso, S.T., M.T. (doktor pertama Teknik Sipil Unsoed) dan Dr. Gito Sugiyanto, S.T., M.T. Ini adalah periode dimana kesadaran untuk mengembangkan kualitas dosen meningkat signifikan yaitu ketika sebanyak 7 orang dosen melanjutkan pendidikan S3 baik dalam dan luar negeri.

Periode 2015 – sekarang

Pada periode ini Program Studi Teknik Sipil berubah kembali menjadi Jurusan Teknik Sipil setelah terbentuknya Fakultas Teknik pada akhir tahun 2014. Sejak tahun 2015 – sekarang Jurusan Teknik Sipil dipimpin oleh Arwan Apriyono, S.T., M.Eng sebagai Ketua Jurusan dan Yanuar Haryanto, S.T., M.Eng sebagai Sekretaris Jurusan. Saat ini Jurusan Teknik Sipil memiliki 5 orang doktor dengan potensi bertambah menjadi 7 orang pada pertengahan tahun 2017. Periode ini ditandai dengan meningkatnya semangat untuk berkiprah di dunia internasional melalui studi lanjut di luar negeri, konferensi internasional dan publikasi di jurnal-jurnal internasional terkemuka (Jurnal Q1). Selain itu kesadaran untuk berkolaborasi dengan institusi lain (pemerintah dan swasta) meningkat dalam rangka mewujudkan visi dan misinya membangun wilayah berkelanjutan menggunakan potensi lokal.