INOVASI BRONJONG DENGAN ANYAMAN BAN BEKAS (BRANKAS) PRODI TEKNIK SIPIL UNSOED UNTUK MASYARAKAT PURBALINGGA

Desa Cilapar Kecamatan Kaligondang adalah salah satu desa di wilayah Kabupaten Purbalingga yang dilintasi Sungai Ranu. Secara umum, keberadaan Sungai Ranu memiliki arti penting bagi warga Desa Cilapar. Akan tetapi apabila tidak dikelola dengan baik, sungai akan menjadi masalah bagi warga desa. Salah satunya adalah erosi di beberapa lokasi di pinggir sungai. Aliran sungai yang sangat deras, khususnya di musim penghujan, menjadi pemicunya. Kondisi ini jika terus dibiarkan akan menyebabkan turunnya tanah di sekitar sungai.

Bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, tim peneliti dari Jurusan Teknik Sipil Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) melakukan upaya penanggulangan untuk mencegah terjadinya erosi yang berkelanjutan. Tim peneliti yang terdiri dari Arwan Apriyono, Sumiyanto, Bagyo Mulyono dan Indra Jati Kusuma telah mulai meneliti dan mengembangkan bronjong dengan anyaman ban bekas (Brankas) sejak tahun 2016 . Hasil temuan ini telah diaplikasikan di beberapa desa di Kabupaten Purbalingga termasuk Desa Cilapar. Brankas memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bronjong konvensional. Selain lebih hemat dari segi biaya, penggunaan material karet ban bekas juga berkontribusi dalam usaha pelestarian lingkungan hidup.

Kegiatan pemasangan Brankas merupakan bagian dari wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh Civitas Akademika UNSOED untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan. Hal tersebut sejalan dengan semangat UNSOED sebagai salah satu universitas yang berkomitmen dalam pembangunan pedesaan.

Pemasangan Brankas dilakukan pada Tanggal 22 Juli 2017 secara gotong royong oleh warga Desa Cilapar. Hampir sekitar 80 orang warga Cilapar ikut terlibat aktif dalam proses pemasangan Brankas. Koordinator pemasangan bronjong adalah Rakhman yang merupakan perwakilan dari BPBD Kapubaten Purbalingga. Tak kurang Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Purbalingga H. Adi Yuwono, SH , Camat Kaligondang Drs. Pandansari, M.Si. dan Kepala Desa Cilapar, dan jajaran perwakilan pemerintahan yang lainnya ikut hadir dan menyaksikan. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Ketua Komisi 4 DPRD dan Camat Kaligondang mengucapkan terima kasih atas kepedulian UNSOED pada penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Purbalingga. Melalui pemasangan 20 buah Brankas, diharapkan lokasi tersebut sudah aman terhadap bahaya erosi. (ed-PH)