Penelitian

Jurusan Teknik Sipil Unsoed dan Bidang Riset

Kampus Jurusan Teknik Sipil Unsoed (JTS Unsoed) menempati lokasi di sebuah wilayah dengan karakteristik unik. Topografi yang beragam mempengaruhi kehidupan sosial kemasyarakatan dan kondisi fisik alamiah wilayahnya. Di sebelah utara terdapat wilayah pegunungan, di bagian selatan merupakan kawasan pantai, dan kawasan dengan topografi datar terletak di tengah wilayah. Keragaman topografi dan tata guna lahan di daerah sekitar kampus ini menghadirkan beragam potensi wilayah seperti material konstruksi dengan kualitas tinggi, tanah yang subur dan ketersediaan air hujan yang tinggi di daerah pegunungan. Di sisi lain, wilayah geografis di sekitar kampus Teknik Sipil menyimpan potensi bencana alam yang besar seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi dan gunung meletus.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Jurusan Teknik Sipil Unsoed dalam mewujudkan visi dan misi penelitian untuk mengembangkan pembangunan wilayah berkelanjutan. Untuk mewujudkannya, fokus penelitian yang dilaksanakan di Jurusan Teknik Sipil Unsoed dikelompokkan menjadi 5 (lima) bidang kajian yang sesuai, yaitut: (1) manajemen dan rekayasa konstruksi, (2) rekayasa struktur, (3) rekayasa sumber daya air dan lingkungan, (4) rekayasa dan manajemen transportasi, dan (5) rekayasa geoteknik .

Untuk mengintegrasikan beberapa bidang kajian tersebut, penelitian di Jurusan Teknik Sipil diarahkan ke penelitian-penelitian kolaboratif baik antar bidang penelitian di dalam Jurusan Teknik Sipil maupun kolaborasi dengan bidang lain di lingkungan Unsoed.

Teknik Keairan dan Lingkungan

Teknik Keairan dan Lingkungan

Kelompok bidang keahlian Teknik Sumber Daya Air dan Lingkungan memfokuskan diri pada penelitian mengenai model hidrologi, model hidrodinamik, rekayasa kawasan pantai, penggerusan, model

Rekayasa Struktur

Rekayasa Struktur

Penelitian di bidang struktur mencakup antara lain pengembangan material pintar untuk  mengatasi kerusakan beton bertulang dan prategang akibat korosi, pengembangan metode bangunan tahan

Rekayasa Geoteknik

Rekayasa Geoteknik

Secara geologis, Indonesia terletak diantara tiga lempeng besar dunia yaitu Eurasia, Pasific dan Indo-Australia. Kondisi tersebut membuat Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang

Teknik dan Manajemen Transportasi

Teknik dan Manajemen Transportasi

Bidang kajian transportasi, dalam hal ini adalah Teknik dan Manajemen Transportasi adalah bidang kajian yang sangat fleksibel dan mencakup bidang pembahasan yang sangat

Manajemen dan Rekayasa Konstruksi

Manajemen dan Rekayasa Konstruksi

Ruang lingkup penelitian Kelompok Keahlian Manajemen dan Rekayasa Konstruksi (KK MRK) meliputi pengembangan industri konstruksi sampai dengan operasi konstruksi di lapangan. Sejalan dengan