Purbalingga, 18 Mei 2026 – Jurusan Teknik Sipil Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penyelenggaraan webinar internasional bertajuk “Neuril dan Scientific Early Warning: Inovasi Baru Evaluasi Dampak Gempa Terhadap Struktur dan Respons Manusia.” Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Prof. Buntara Sthenly Gan, Ph.D., P.E., Full Professor dari Nihon University, Jepang, yang dikenal sebagai pakar di bidang Numerical Modeling dan Seismic Engineering.
Webinar ini diselenggarakan sebagai wadah berbagi pengetahuan mengenai perkembangan terkini dalam teknologi mitigasi bencana gempa bumi, khususnya terkait sistem scientific early warning dan pemodelan numerik untuk mengevaluasi dampak gempa terhadap struktur bangunan serta respons manusia. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi dalam memahami peran teknologi modern dalam mengurangi risiko bencana.
Dalam paparannya, Prof. Buntara Sthenly Gan akan membahas berbagai inovasi terbaru terkait sistem peringatan dini berbasis ilmiah (scientific early warning) yang mampu memberikan informasi cepat dan akurat mengenai potensi dampak gempa terhadap bangunan dan aktivitas manusia. Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi sangat penting bagi negara-negara yang berada di kawasan rawan gempa, termasuk Indonesia dan Jepang.
Kegiatan webinar akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Peserta dapat mengikuti kegiatan secara daring melalui platform Zoom Meeting maupun menyaksikan siaran langsung (live streaming) yang akan ditayangkan melalui Kanal YouTube Jurusan Teknik Sipil Universitas Jenderal Soedirman, sehingga dapat menjangkau peserta yang lebih luas dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.


Melalui kegiatan ini, Jurusan Teknik Sipil Unsoed berharap dapat memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi internasional, dan pengembangan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk menghadapi tantangan kebencanaan di masa depan. Seluruh mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi, serta masyarakat umum yang memiliki minat pada bidang mitigasi bencana, rekayasa struktur, dan teknologi peringatan dini diundang untuk mengikuti kegiatan ini.
Like (1)